Istri Ini Pasang CCTV Karena Barang dirumah Suka Hilang, Malah Temukan Suami Bawa Selingkuhan Ke Rumah

Pernikahan Ling dan Shu yang sudah berjala selama 20 tahun ternyata tidak berjalan mulus. Meskipun banyak yang menyebut jika pasangan asal Taiwan yang tinggal di Kota Taoyuan dan dikaruniai 2 anak, laki-laki dan perempuan ini sebagai keluarga yang bahagia. Mereknya menyebut keluarga Ling dan Shu sebagai keluarga bahagia karena mereka memiliki pekerjaan yang mapan dan penghasilan yang baik sehingga hidupnya makmur.

Namun, tidak banyak yang tahu jika ada yang salah dari rumah tangga mereka. Ling mulai mencurgai sang suami karena memiliki barang-barang yang berbeda. Pada Maret 2020, Ling mulai memperhatikan bahwa rumahnya memiliki banyak barang yang berbeda.


Ketika ia pulang bekerja, ia emperhatikan bahwa beberapa barang telah hilang atau salah tempat seperti biasanya. Kemudian ia menanyakan apakah ada yang luar biasa baru-bru ini kepada sang suami, Shu namun Shu hanya menjawab tidak dan kemudian berbalik.

Awalnya, Ling tidak langsung curiga kepada sang suami. Ia malah mengira bahwa rumahnya mungkin telah dicuri atau orang asing masuk. Tetapi melihat sikap Shu yang aneh, akhirnya membuat Ling berpikir bahwa dia menyembunyikan sesuatu.

Kemudian, Ling memutuskan untuk menyewa seseorang untuk memasang kamera di ruang tamunya tanpa memberitahu Shu. Dari hasil rekaman CCTV itu Ling menemukan fakta menyakitkan.

Saat Ling memeriksa gambar yang direkam kamera itu, betapa terkejutnya ia karena menemukan bahwa Shu telah membawa pulang wanita lain untuk berselingkuh. Shu yang selama ini mengelola supermarket keluarga itu ternyata berselingkuh dengan seorang penjual di supermarket, masih sangat muda dan belum menikah.

Ling melihat dengan matanya sendiri sang suami dan seligkuhannya itu berhubungan seks empat kali sehari di rumahnya sendiri. Empat hari kemudian, mereka kembali ke rumah ketika Ling pergi bekerja dan saling berpelukan dan mencium dari pintu.

Melihat kejadian itu membuat Ling sangat marah dan merasa hancur karena menemukan kebenaran itu. Akhirnya Ling memutuskan untuk mengajukan cerai dan foto-foto yang ia peroleh dari kamera itu digunakan ebagai bukti perzinahan suaminya.

Pada persidangan pada Oktober 2020, Shu dan selingkuhannya mengaku telah berhubungan seks. Namun, Shu beranggapkan bahwa adalah ilegal bagi Ling untuk merekam mereka secara diam-diam dan ini dapat dibawa sebagai bukti litigasi.

Hakim di Pengadilan Rakyat Kota Taoyuan menunjukkan bahwa penggugat menggunakan kaset video untuk mendapatkan bukti. Ling dianggap tidak melanggar hukum karena selama proses pengambilan gambar itu Ling tidak menggunakan tindakan paksaan atau melanggar privasi pribadi Shu dan selingkuhannya.

Akhirnya, Shu dan selingkuhannya didakwa melakukan perzinahan, melanggar hukum perkawinan keluarga karena sengaja mengganggu pernikahan orang lain, menyebabkan konsekuensi yang serius. Pasangan Ling dan Shu pun akhirnya bercerai. Shu dan majikannya harus memberi kompensasi kepada Ling 400.000 yuan atau sekitar Rp 880 juta (kurs Rp 2.200/yuan).