Setelah Labrak Pelakor, Istri Sah Malah diseret Oleh Suaminya di depan Anak-annak Mereka

Seorang ibu rumah tangga di Palembang menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) setelah diseret oleh suaminya.

Sang suami menyeret korban setelah wanita selingkuhannya mengaku telah dilabrak oleh korban.


Korban OY (41), kemudian melaporkan perbuatan suaminya MS (43) ke Polrestabes Palembang, Kamis (15/10/2020).

OY menerangkan, tindak KDRT terjadi ketia ia dan anaknya jalan-jalan di kawasan Kecamatan Kalidoni, Palembang sekitar pukul 18.00WIB.

Bersama anaknya, OY melihat seorang wanita yang diduga merupakan wanita simpanan suaminya.

Karena kesal terhadap ‘pelakor’ tersebut, OY melabraknya hingga sempat terjadi cekcok.

“Kami sempat cekcok saat bertemu. Wanita itu selingkuhan suami saya,”kata OY.

Tak disangka, di tengah-tengah keributan di antaranya keduanya, wanita tersebut menelepon suami OY yakni MS.

Beberapa saat kemudian, MS datang ke lokasi kejadian dan mengajak OY untuk pulang.

Korban yang masih kesal dengan wanita selingkuhan MS, tak mau diajak pulang hingga terjadi tarik menarik.


Saat tarik menarik dengan suaminya, korban terjatuh.

Bukanya menolong, pelaku MS malah menyeret korban di hadapan anaknya.

Tak terima atas tindakan tersebut, OY kemudian melaporkan suaminya ke polisi untuk dilakukan proses hukum.

“Saya tidak tahan lagi selalu diperlakukan kasar,” ucapnya.

Terkait pelaporan tersebut, Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene mengatakan laporan korban telah diproses oleh pihaknya.

“Terlapor adalah suami dari korban, motifnya dugaan selingkuh. Sejauh ini kita masih mengumpulkan keterangan dari korban serta bukti visum,” kata Irene.

Kasus KDRT tersebut kini masih dalam penanganan Satreskim Polrestabes Palembang.