Mahasiswi Cantik ini Tega Buang Bayinya yang Baru dilahirkan di Masjid Karena Melahirkan Gak ada Suami

Mahasiswi asal Desa Gantiwarno, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, tega membuang bayi yang baru ia lahhirkan. PNH (21) membuang bayinya di gudang Masjid Bhabusalam, yang terletak di Desa Pekalongan, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur.

Penemuan bayi tersebut membut pengurus masjid dan warga sekitar masjid geger. Mereka tidak tahu apa-apa, tiba-tiba saja terdapat mayat bayi tergeletak di dalam gudang masjid. Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak TPA masjid yang hendak mengaji.


Saat ditemukan, bayi malang tersebut terbungkus kantung plastik dan keadaanya sudah dirubungi semut. Bercak darah yang terdapat dalam kantung plastik tersebut, menandakan bahwa bayi tersebut baru dilahirkan saat dibuang.

PNH terungkap sebgai pelaku pembuang bayi tersebut karena diketahui dari rekaman CCTV masjid. Dalam rekaman video CCTV, terlihat PNH mengendarai sepeda motor matic warna hitam dengan nomor plat BE 2685 FP.

Saat mebuang bayinya tersebut, PNH menggunakan baju kotam-kotak hitam putih seperti papan catur dan jilbab cokelat muda. Ia juga menggunakan helm dan kondisi kaca yang menutupi seluruh wajahnya.

Kapolsek Pekalongan AKP Rahadi mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga pengurus masjid atas penemuan mayat bayi tersebut. Kini, anggota Polsek Pekalongan sedang melakukan olah TKP.

“Anggota melakukan olah TKP dan menghubungi puskesmas Pekalongan untuk membawa mayat bayi tersebut ke Rumah Sakit Sukadana dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Dari hasil rekaman CCTV tersebut, kemudian polisi melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku setelah menandai nomor plat sepeda motornya. Saat ditangkap Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polsek Pekalongan, PNH tidak melawan.

Setelah ditanyai dan diminta keterangan, akhirya PNH mengakui perbuatannya. Namun, hingga kini belum diketahui apa alasan dibalik aksi tega membuang bayi tersebut. Dugaan sementara karena ia hamil di luar nikah dan pria biadab yang menghamilinya tak mau bertanggung jawab.