Fakta Guru Les Pedofil, Cabuli 4 Muridnya Berkali-kali, Korban Dikasih Uang Rp50 Ribu..!!

Kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur seolah tak ada habisnya. Mirisnya, pelakunya adalah orang-orang yang seharusnya melindungi dan mengayomi korban

Teranyar, seorang guru les privat di Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, bernama Manaek Tua Parlindungan (40 tahun), menjelma menjadi predator seks anak yang mencabuli empat muridnya.

Guru pedofil itu bahkan mencabulinya berkali-kali. Bahkan, ada satu korban yang sampai dicabulinya hingga 7 kali.


Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Nasriadi mengatakan, dalam melancarkan aksinya, Manaek membuka perpustakaan umum dan menyediakan internet gratis untuk anak-anak.

"Tersangka mencari anak-anak yang sedang belajar sendiri, lalu membawanya ke dalam ruangan untuk dicabuli," ujar Nasriadi, Senin (22/2/2021).

Dijelaskan Nasriadi, kasus pencabulan anak ini terungkap setelah salah satu orang tua korban menemukan uang Rp50 ribu di kantong celana anaknya.

Curiga dengan uang itu, orang tua korban lantas menanyai anaknya dari mana ia mendapatkan uang itu.

Kepada ibunya, si anak yang jadi korban mengakui kalau uang itu ia dapatkan dari Manaek, yang biasa ia sapa 'Om Naek'.

"Ibu korban lalu melaporkan kejadian itu kepada Polres Jakarta Utara, dan ditangani unit perlindungan perempuan dan anak," terang Nasriadi.

Hasil pemeriksaan usai penangkapan pelaku, diketahui korban lebih dari satu anak. Sebanyak empat anak terbukti sebagai korban dengan usia 6-11 tahun.

"Bahkan ada korban yang dicabuli 5-6 kali," ujar Nasriadi.

Manaek dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

"Saya depresi dan stres setelah ditinggal anak dan istri," kata Manaek setelah ditangkap polisi.

Manaek sendiri diketahui berasal dari Medan, Sumatera Utara. Ia sudah lama menduda. Untuk melampiaskan birahinya, ia mengaku sering menonton film porno dan masturbasi.

"Karena gak ada saluran," kata dia.

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Juli 2020, Manaek pernah memenangkan hadiah sepeda motor dari sebuah penyedia jasa pengiriman barang. Ia mendapat sepeda motor Mio matic baru warna biru saat itu.

Ia memenangkan hadiah itu setelah membagikan ceritanya mengajar anak-anak di sanggar belajar yang ia kelola sejak 2015.