Inilah Alasan Mengapa Logo Selalu Berada pada Sisi Kiri Pakaian!

Untuk saat ini, terdapat banyak sekali brand fashion yang bisa kamu beli untuk menambah gaya kamu, seperti Off White, Bape, Gucci, Fear of God, Acma de La Vie, hingga dengan Nike dan Adidas. Tetapi, pernahkah kamu memperhatikan logo brand yang ada di T-Shirt atau polo shirt yang kamu pakai?

Jika pernah diperhatikan, kamu akan sadar, bahwa logo brand di pakaian selalu berada di sebelah kiri pemakainya. Penempatan logo brand yang besarnya tidak seberapa ini mungkin terkesan sepele. Meski demikian, terdapat alasan yang cukup strategis di balik penempatan logo di sisi kiri baju. 



Alasan pertamanya adalah kamu harus paham betul akan pentingnya logo itu sendiri. Bagi sebuah brand, logo merupakan hal penting untuk membangun kesan pertama terhadap publik hingga audiens. Lantas, bagaimanakah agar logo itu selalu dilihat dan diingat oleh orang? Mereka pun menempatkannya di mana dia langsung mendapatkan perhatian, yaitu pada sisi atau sebelah kiri. 

Terdapat sebuah studi dari Nielsen Norman Group, dikatakan bahwa logo yang berada di bagian kiri atas akan diingat untuk waktu yang lebh lama ketimbang logo sebelah kanan. Kemungkinan orang mengingat kembali sebuah logo lebih tinggi 89% ketika ditempatkan di sisi kiri.

Di sisi lain, penempatan logo ini juga akan mengikuti refleks sebagian besar orang. Melansir Brightside, orang cenderung lebih sering melirik ke sisi kiri dibandingkan kanan. Karena itu, logo brand akan lebih terlihat ketika orang memandang sebuah objek. 

Tidak sampai di situ saja, ketika dua orang bersalaman, mereka cenderung akan melihat sisi kiri pakaian, dimana logo itu terpasangkan. Tidak hanya logo, tag nama, pin atau bros juga disematkan di sisi kiri pakaian agar lebih menarik perhatian orang-orang.